Dalam
belai’an sunyi nya malam
Pada
gelap nya suasana hati
Aku
teringat suatu masa
Yang
di mana aku lah pangeran nya
Menggemgem
erat tangan mu dekat kah pada jiwa
Tuk
pastikan selamanya tak pernah dusta. . .
Lewati
angin di lemah menerjang badai masalah
Semua
pernah kita lalaui oleh suasana indah
Kasih. . .
Ingat
kah engkau sa’at mata mu masih terbuka?
Aku slalu disamping mu dan rela berkorban
untuk mu
Cinta. . .
Masih
sadarkah engkau tentang pelitah hati mu
Aku
disini tak lekan dari bayang wajah mu. . .
Tapi
mengapa kau begitu tegah tinggal kan aku
Melupakan
rasa ku yang hanya untuk mu
Padahal
janji mu tak pernah berpisah
Tapi
mengapa kau acuh kan air mata ini
Berat
hidup ku tanpa senyum mu
Sesak
dada ku ratapi kepergian mu
Kau
hanya tinggal kan satu kata nama mu
Yang
kau pahat kan pada dinding batu nisan
Tak
tahu kah dirimu bumi di hidup ku hancur
Tiada
satu hal pun buat ku bahagia
Semua
seakan musnah bersama hilang nya dirimu
Memang
aku mengerti takdir nyata tak bisa berubah
Tapi
apalah arti semua jika seperti ini
Isak
tangis ku tak kunjung usai
Menerima
semua yang terjadih
Hanya
harap ku dalan tetesan embun malam
Meskipun
aku tahu tak mungkin lagi bersama
Namun
selayak nya rasa ku tlah terpatri
Semoga
kau sudi temani ku lagi. . .
Di
kehidupan yang sebenar nya
Terkisah.. Cinta yang tlah tiada
0 Response to "Ingat kah"
Posting Komentar